Mungkin seorang filmaker atau sutradara atau produser film sekalipun pernah merasakan risih ketika sedang menonton film hasil garapan orang ...

Mungkin seorang filmaker atau sutradara atau produser film sekalipun pernah merasakan risih ketika sedang menonton film hasil garapan orang lain. karena ia mau tidak mau merasakan dan tahu akan kesalahan-kesalahan yg ada dalam film tersebut. baik itu pengambilan gambar, skenario, dialog dll. mungkin beberapa kali terbesit kalimat "harusnya gini.. mestinya gitu" di dalam kepalanya.

Seorang penulis profesional juga sepertinya sama saja, ia bisa merasakan baik secara sadar atau tidak kekurangan dari hasil karya tulisan orang lain. karena ia mengerti dan pernah mengalami proses panjang menulis. ia paham betul semua teorinya.

Arsitek, politikus, pelukis, penyanyi dll. semua yg ada pada tahap professional, saya rasa pasti mengerti akan hal itu.

Yang saya heran adalah, banyak bermunculan orang yang entah ahlinya apa, tapi PD sekali merasa profesional di segala bidang. banyak meneriakkan opininya disana-sini. bahkan merasa ia dan apa yang dibicarakannya adalah yang paling akurat dan paling penting. melupakan, mungkin seorang pro/ahli yang sebenarnya sedang menertawakan setiap kata yang keluar dari mulutnya.

Peter Jackson di set the hobbit



Baru beberapa hari yang lalu saya akhirnya memutuskan bergabung di turuntangan.org . ada yang belum tahu? singkatnya, turuntangan.org adala...

Baru beberapa hari yang lalu saya akhirnya memutuskan bergabung di turuntangan.org. ada yang belum tahu? singkatnya, turuntangan.org adalah wadah untuk para relawan yang mendukung Pak Anies Baswedan untuk menjadi presiden RI. untuk saat ini beliau masih dalam persaingan di konvensi partai demokrat.

Dari pengamatan saya selama beberapa minggu kebelakang. apalagi saat pileg dan konvensi demokrat tentunya, pergerakan relawan-relawannya Pak Anies benar-benar membuat mata saya terbuka. saya terebut simpatinya oleh perjuangan-perjuangan mereka yang terlihat sangat tulus.

Jujur saja, saya orangnya sinis dan bisa dikatakan pesimis. tipe orang yang tidak akan ragu mengatakan "ngapain kamu capek-capek usaha begitu, nanti juga hasilnya sia-sia" tapi setelah membaca tulisan-tulisan tentang Pak Anies, menonton video-videonya, memantau pemberitaannya, saya akhirnya memilih untuk optimis.

Semoga misi kita semua yang bertujuan untuk membuat negeri ini lebih baik lagi di balas dengan senyuman olehNya. setiap langkah dan keringat kita nantinya akan menjadi catatan sejarah yang kelak akan dibaca oleh anak cucu kita dengan bangga.

Tulisan ini sepertinya akan saya tutup dengan ucapan terimakasih kepada beliau karena sudah mengembalikan keoptimisan saya. oh ya, kemarin saya sudah ke pak RT dan saya sudah tercatat sebagai pemilih dari jakarta selatan. satu suara saya untuk anda, Pak.